Selasa, 26 November 2013

Cetar Ruar biasa Membahana

semoga Allah ridho dengan kerja-kerja kita hingga dapat menghantarkan kita ke surga, di sana tak ada masa jabatan, tak ada proker-proker, dan tak ada PJ2-an lagi

Kamis, 07 November 2013

UKHUWAH

"Engkaulah Rabb yang dapat menyampaikan rindu meski belum sampai terucap, melalui hati yang tersambung ikatan ukhuwah :')"

kalimat di atas merupakan kutipan dari status facebook saya. Bukan asal update, tapi emang asli dari hati (eaa).

kalo kamu yang pernah TK pasti punya temen TK. Masuk SD jadi punya temen SD. Lanjut SMP jadi punya temen SMP. Naik ke SMA punya temen SMA. Kalau saya di kampus itu, ada temen asrama, temen matrikulasi, temen TPB, temen asistensi, temen fakultas, temen departemen, temen organisasi, temen divisi di organisasi, temen kepanitiaan dan satu yang ga saya punya temen kos-an bukan karena ga gaul tapi emang ga nge-kos. Semakin naik tingkat semakin nambah temen, sayangnya jadi ada istilah "temen baru" dan "temen lama". Sayangnya 'temen lama' ini cenderung mudah hilang diingatan. Emang, manusia ini punya sifat lupa, termasuk buat lupain temennya astagfirullah
Jadi inget kisah Rasulullah tentang Julaibib ra. sahabatnya. Hanya Rasul lah yang mengingat Jualaibib saat usai perang dan syahid sudah menjadi gelar bagi Julaibib kala itu. Entah karena nasab, ukuran tubuh, atau paras wajahnya ia menjadi mudah dilupa. Karena memang Julaibib bukanlah lelaki yang jelas nasabnya, tinggi badannya dan tampan wajahnya. Namun, kesalihan telah menghiasi dirinya. Begitulah Rasulullah, tak memandang nasab ataupun fisik. Ya, sesama muslim adalah saudara. :D kembali lagi ke "temen lama". Benar, kita melupakan seseorang bukan karena sama seperti Julaibib, tapi mungkin karena mata kita sudah lama tak menatap wajahnya, telinga sudah lama tak mendengar suaranya, dan do'a sudah lama tak terucap untuknya. :'( .
Hingga suatu hari ada yang yang hadir dalam hati ini. Tayangan-tayangan masa lampau saat dibangku SD berbayang diingatan. Tentu bukan bangkunya -,-. Sosok-sosok lucu, imut, dan ceria. Teman SD. Lucu, dulu saya dan kelima teman saya buat 'geng' namanya SRIANA. ya,, singkatan dari enam nama. Lama, sekarang saya sudah semester 5 jadi bagaimana mereka sekarang saya tak hafal. nomor handphone tak ada foto pun tak ada. oia, tapi salah seorang dari mereka menjadi teman fakultas saya. muncullah impian tentang mereka. Bagaimana saya bisa mengumpulkan SRIANA ini lagi dalam tempat, waktu, dan rasa rindu yang sama? satu impian itu adalah membuat mereka hadir dalam pernikahan saya nanti. itulah waktu yang paling terlambat untuk kami bertemu karena harapan terbesar adalah minggu ini, hari ini atau sekarang. Tentunya ini rencana saya.  bisa saja bertemu saat saya sudah mempunyai anak. Biarlah Allah melukiskan rencana yang lebih indah. iya kan?
Benar. tak menunggu satu minggu atau bahkan tiga hari, satu hari Allah sudah menjawab mimpiku. melewati sosial media dan mungkin peristiwa-peristiwa yang tak tersingkap, salah seorang bernama A dari SRIANA itu meng-add saya. Rasanya seperti mengumpulkan puzzle. Sebenarnya saya sudah pernah mencari mereka dengan fasilitas sosial media. Namun, ya seperti nama saya ini, tak hanya satu di dunia. Jelas, Allah-lah yang dapat menyampaikan rindu meski belum sampai terucap, melalui hati yang tersambung ikatan ukhuwah :')

Sejarah Diri

Bogor, "kota hujan" adalah sematan untuk kota dekat jakarta ini.. tapi yang saya suka adalah "Bogor Kota Beriman" Bersih Indah dan Nyaman. Entah, apakah itu semua nyata atau masih impian masyarakatnya  harapan saya yang sudah 20 tahun tinggal di kota si empunya Kebun Raya Bogor ini, benar adanya Bogor Kota Beriman :D
Bogor, sebagai kota kelahiran saya, seorang perempuan asli Bogor dengan sematan nama dari orang tua yaitu Yustika Nur Azizah.
sebenernya ini sejarah saya atau Bogor?? yang jelas saya dengan Bogor seperti quraisy dengan Mekah. begitu dekat, begitu rindu kala jauh. Hanya saja, belum ku jejaki kota hijrah ku. .